Dari Langit Kerinduan itu




Dari langit kerinduan,
Aku betul-betul rindu padaNya,
Betapa aku rindu padanya,
Aku sungguh-sungguh rindu padaNya,
Entah mengapa aku begitu merindu
Rindu dengan perjuangan yang agung
Perjuangan meneteskan keringat untukNya,karenaNya
Perjuangan menangis dipangkuannya
Perjuangan meratapi dosa di tengah malam
Bersamanya, berdua dan berdua,
Dia, dia yang selalu kuharapkan
Dia, dia yang selalu kurindukan
Dia, dia yang selalu kudambakan,,

Sebenarnya aku malu berkata Cinta kepadaNya,
Kerana Cinta itu terlalu indah buatku
Sedangkan aku sering leka dan alpa dgn tanggungjawabku,
Tapi aku berharap dengan tersuntingnya Cinta Teragung
Bisa menjadi jalan bagiku
Untuk meraih ridho dan kasih sayangNya

Di langit kerinduan ini,
Jiwa yang redup redam dalam mencintaiNya
Berharap, Dia membimbingku,
Menjadi jiwa yang tunduk dan dia mendampingiku
Dalam harapanku,dalam rasaku
meraihnya,
Di langit kerinduan
Dalam tetesan air mata
Aku terus berharap
Ada setitik Cinta untukku dariNya
Ada setitik Sayang dariNya untukku
Sehingga Dia memantaskanku
Dengan dia yang begitu mencintaiNya

Di langit kerinduan,
Rindu yang meluas langit dan keruh hati yang melebihinya
Aku tertunduk malu
Karena Rinduku yang membuncah
Tak sebanding dengan Cintaku yang secuil
Akibat terlalu hitam hati ini,

Di langit kerinduan,
Aku selalu merindu pada Dia
Yang menjadi tujuanku
Dan dia yang menjadi jalanku,,
Pertemukanlah kami dalam kerinduan yang menyala

Di langit kerinduan
Kutulis semua ini dengan rindu

Di langit kerinduan
Kutulis semua ini di langit kerinduan
Pada tujuan dan jalan






 






Comments

Popular posts from this blog

Apa maksud Menanti Februari yang sebenarnya?

(Review) Cinta Potato Spring

(Review) Raudhah,Aku Mencintaimu Kerana Allah